
Tak seperti tahun - tahun sebelumnya. Peringantan Hari Kemerdakan RI di Ds. Pengaringan tahun ini disambut dengan meriah dengan berbagai lomba dan pentas seni. Acara lomba yang diparkasai oleh muda mudi karnga taruna Tunas Mekar antara lain pertandingan sepak bola antar RW dengan kedudukan 4 - 0 untuk kesebelasan RW. 01 menundukan kesebelasan RW.02. Juga pelombaan lainya seperti tarik tambang oleh ibu - ibu PKK, panjat pinang dll.
Dan pada malam 17 Agustus diadakan tasyakuran yang bertempat di Bali Desa Pengaringan yang diikuti Kaur Pemerintahan, Sesepuh dan warga masyarakat Pengaringan. Dan acara tasyakuran kali ini dibuat sederhana tidak seperti tahun - tahun sebelumnya yang mana setiap kepala keluarga dianjurkan membawa uborampe tasyakuran menggunakan tenong (wadah bulat besar yang terbuat dari bambu.
Namun Kali ini warga cukup iuran.
Sedangkan upacara peringatan detik - detik Proklamasi Kemerdekaan RI diadakan dihalaman SDN Pengaringan yang diikuti siswa - siswi dan guru SDN Pengaringan juga dari berbagai elemen masyarakat Ds. Pengaringan seperti Kaur Pemerintahan,PKK, Karangtaruna, sesepuh desa juga masyarakat umum lainnya.
Bertugas sebagai inspektur upacara yaitu Bp. Sunaryo selaku Kepala Desa Pengaringan, sedangkan pemimpin upacara dan pemimpin regu dilaksanakan oleh Limnas (Hansip), petugas pengibar bendera oleh muda - mudi karangtaruna serta koor oleh ibu - ibu PKK.
Seperti biasanya selepas upacara dilakukan karnaval oleh seluruh peserta upacara, rute karnaval kali ini star halaman SDN Pengaringan,jalan arah Watulawang, belok depan rumah mantan congkog Mitro Dimulyo, tembuh depan rumah Manten Lurah Thomas Sukarso, jalan Ke Condong Campur, belok kiri sebelah jalan setapak ke Gunung Pranji yaitu kearah Cekdam dan finish dihalaman Balai Desa Pengaringan. Sambil melepas lelah pesrta karnaval disuguhi pertunjukan kuda lumping kebetulan tahun ini giliran Kuda Lumping Yudho Turonggo Lumaksono.
Sementara dipuncak peringantan HUT RI, pada malamnya diadakan pentas seni dihalaman Pasar Pengaringan. Acara yang dipandu oleh Maz. Warso dan Mba Dwi ini dimulai dengan sambutan - sambutan dan pembagian hadiah. Setelah itu penonton dihibur dengan aksi - aksi kocak dan berani dari siswa - siswi SDN Pengaringan diantaranya lagu dan tari India, Parade Puisi, Tarian Kuda Lumping juga pertandingan tinju. Sedangkan dari karangtaruna dan PKK menyajikan mars karang taruna juga PKK. Acara diakhiri dengan orgen tunggal dengan penyanyi lokal dari muda - mudi karang taruna Tunas Mekar dan Ibu - ibu PKK.
Selamat dan tetap semangat bagi masyarakat Pengaringan. (wsm/PO)

Namun Kali ini warga cukup iuran.

Bertugas sebagai inspektur upacara yaitu Bp. Sunaryo selaku Kepala Desa Pengaringan, sedangkan pemimpin upacara dan pemimpin regu dilaksanakan oleh Limnas (Hansip), petugas pengibar bendera oleh muda - mudi karangtaruna serta koor oleh ibu - ibu PKK.
Seperti biasanya selepas upacara dilakukan karnaval oleh seluruh peserta upacara, rute karnaval kali ini star halaman SDN Pengaringan,jalan arah Watulawang, belok depan rumah mantan congkog Mitro Dimulyo, tembuh depan rumah Manten Lurah Thomas Sukarso, jalan Ke Condong Campur, belok kiri sebelah jalan setapak ke Gunung Pranji yaitu kearah Cekdam dan finish dihalaman Balai Desa Pengaringan. Sambil melepas lelah pesrta karnaval disuguhi pertunjukan kuda lumping kebetulan tahun ini giliran Kuda Lumping Yudho Turonggo Lumaksono.

Sementara dipuncak peringantan HUT RI, pada malamnya diadakan pentas seni dihalaman Pasar Pengaringan. Acara yang dipandu oleh Maz. Warso dan Mba Dwi ini dimulai dengan sambutan - sambutan dan pembagian hadiah. Setelah itu penonton dihibur dengan aksi - aksi kocak dan berani dari siswa - siswi SDN Pengaringan diantaranya lagu dan tari India, Parade Puisi, Tarian Kuda Lumping juga pertandingan tinju. Sedangkan dari karangtaruna dan PKK menyajikan mars karang taruna juga PKK. Acara diakhiri dengan orgen tunggal dengan penyanyi lokal dari muda - mudi karang taruna Tunas Mekar dan Ibu - ibu PKK.
Selamat dan tetap semangat bagi masyarakat Pengaringan. (wsm/PO)
2 komentar:
rame juga nih jadi pengin nonton ebeg pengaringan.....
ya nanggap bae kang
Posting Komentar