Minggu, 25 Juli 2010

Sebanyak 22.500 Siswa SD,SDLB dan MI diimunisasi



KEBUMEN - Sebanyak 22.500 siswa kelas I Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di seluruh Kabupaten Kebumen, mendapat imunisasi campak. Imunisasi ini diberikan dalam rangkaian Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2010, yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kebumen, sejak tanggal 19 Juli hingga 30 Juli 2010 mendatang.

Kepala Dinkes Kabupaten Kebumen, dr HA Dwi Budi Satrio, mengatakan, program BIAS merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun, terutama tahun ajaran baru, dengan sasaran siswa SD kelas I - III. "Jumlah total mencapai 40 ribu yang berasal dari 928 sekolah SD, MI, dan SDLB, baik negeri maupun swasta," kata Bui Satrio, Minggu (25/7).

Menurutnya, pemberian imunisasi campak ini paling efektif untuk mencegah serangan penyakit campak pada anak-anak. Siswa yang mendapat imunisasi campak akan mengalami kekebalan aktif, sehingga dapat terhindar dari penyakit tersebut. "Tapi kalau ada anak tidak dapat imunisasi campak, bisa terkena penyakit yang cukup berbahaya ini," katanya.

Setelah pelaksanaan imunisasi campak, kata dia, pada akhir Oktober hingga awal November mendatang, akan dilakukan kembali imunisasi difteri toksoid (DT) dan tetanus toksoid (TT). "Untuk kelas I diberikan imunisasi DT, sedangkan kelas II dan III diberikan TT. Dua imunisasi ini, salah satu upaya untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian anak akibat penyakit difteri dan tetanus," ujarnya.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kebumen, Dian Lestari, ketika dimintai tanggapannya mengenai pelaksaan BIAS di Kabupaten Kebumen, menyatakan, mendukung kegiatan tersebut. Pihaknya bersama dengan anggota Komisi B juga akan memantau pelaksaan BIAS di Kebumen. Selain itu, pihaknya juga memantau makanan dan jajanan anak sekolah (MJAS) yang dijual para pedagang di sekitar sekolah.

"Kami telah meminta anggota dewan lainnya untuk selaku memantau kegiatan tersebut. Terutama jajan sekolah yang banyak membuat anak sekolah keracunan dan makanannya tidak memenuhi standar kesehatan," tegasnya. Kt.6-die

Sumber : http://www.wawasandigital.com

0 komentar:

Posting Komentar

SMS GRATIS

VISITOR

ADMIN

Sambutan PENULIS : Wasim Al Kabumainy
 
Selamat datang di Desa Pengaringan Online "Perekat Masyarakat Desa Pengaringan dan Sekitarnya". Mari kita jalin persatuan dan kesatuan. Walau dari desa kami ingin mendunia (maya)......

Blog Archive

 

Template by NdyTeeN